SUPARNO,S.IP TERPILIH SEBAGAI KETUA TPID SAMIGALUH

Senin, 13 November 2017 21:22:51 - Oleh : admin

Sosialisasi Program PID oleh Tenaga Ahli P3MD Kab. Kulon Progo

PENGAJIAN RUTIN KECAMATAN SAMIGALUH

UPACARA BENDERA 17 JULI 2018 KECAMATAN SAMIGALUH

RAKOR PANITIA HUT KEMRI KE 73 KEC.SAMIGALUH

PENILAIAN LOMBA DESA TINGKAT PROVINSI

Pembukaan BBGRM Tingkat Kabupaten

Musyawarah Antar Desa I (Pertama) Program Inovasi Desa (PID) Kecamatan Samigaluh yang dilaksanakan pada hari Kamis, 9 November 2017 bertempat di Pendopo Kecamatan Samigaluh diikuti oleh delegasi dari ketujuh Desa yang ada di Kecamatan Samigaluh meliputi : Kapolsek, Danramil dan tokoh-tokoh masyarakat samigaluh lainnya. Dalam sambutannya Camat Samigaluh, Setiawan Tri Widada, S. Sos menyampaikan bahwa Kecamatan Samigaluh nantinya akan memperoleh Dana Operasional Program Inovasi Desa (DOK PID) sebesar Rp. 42.100.000,- yang akan dikelola oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID). “Peserta musyawarah diharapkan memilih anggota TPID yang berasal dari orang-orang muda terbaik yang ada di Kecamatan Samigaluh”, pesannya. “Anggota TPID hendaknya diisi oleh mereka yang memilki kreatifitas dalam proses-proses kegiatan pembangunan Desa. Selain itu minimal ada satu anggota yang menguasai Aplikasi komputer”, tambahnya.

Dalam musyawarah sebelumnya juga disampaikan sosialisasi tentang Program Inovasi Desa (PID). Materi sosialisasi disampaikan oleh Danang Sunarjono, SE dan Kuwatana, S.TP, dari Tenaga Ahli Madya P3MD Kabupaten Kulon Progo. Menurut Danang Program Inovasi Desa adalah inovasi atau kebaruan dalam praktik pembangunan dan pertukaran pengetahuan. Inovasi tersebut dipetik dari hasil kerja Desa-desa dalam melaksanakan kegiatan yang didayagunakan sebagai pengetahuan untuk ditularkan secara meluas. “Dasar pelaksanaan program ini adalah Keputusan Menteri Desa PDTT Nomer 83 tahun 2017 tentang Penetapan Pedoman Umum Program Inovasi Desa,” imbuhnya

“Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah telah menggelontorkan Dana Desa 20,76 trilyun rupiah pada tahun 2015, sejumlah 46,98 trilyun rupiah pada 2016 dan senilai 60,00 trilyun rupiah pada tahun 2017. Dengan demikian terdapat kecenderungan meningkat secara signifikan pada setiap tahunnya. Namun demikian ternyata pemanfaatan Dana Desa  selama ini masih banyak didominasi untuk kegiatan  pembangunan fisik atau sarana dan prasarana desa.  Pembangunan sarana prasarana desa kebanyakan berupa pembangunan rabat jalan, tembok penahan tanah, drainase dan saluran irigasi. Pemanfaatan Dana Desa belum mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat (pelayanan sosial dasar) dan produktivitas ekonomi masyarakat desa. Kegiatan PID dihadirkan sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan banyak referensi dan inovasi-inovasi pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal”, paparnya.

Selanjutnya dilakukan pemilihan anggota TPID untuk  memilih tujuh orang warga Samigaluh sebagai Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID). Ketujuh anggota TPID terpilih tersebut adalah Suharso, Ibnu Wibowo, Wahyu Windarti, Sri Hardani, Sutarto dan Suparno serta Agung Kurniawan. Peserta musyawarah kemudian menyepakati untuk menetapkan Suparno sebagai Ketua TPID Kecamatan Samigaluh.

Pada kesempatan tersebut Ketua TPID terpilih, Suparno, S.IP menyampaikan bahwa pekerjaan TPID yang harus diselesaikan dalam waktu dekat adalah menyelesaikan penyusunan Rencana Anggaran dan Biaya Dana Operasional Kegiatan, pembukaan rekening DOK, peningkatan kapasitas TPID dan penyusunan proposal pengajuan pencairan DOK tahap I. “Saya sepakat dengan pak Danang bahwa tidak hanya sekedar lari akan tetapi TPID harus terbang agar target kegiatan program ini tercapai”, pungkasnya. (Wlj-PD)    

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak