UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-89 DI KECAMATAN SAMIGALUH

Jum`at, 22 Desember 2017 12:49:36 - Oleh : adminsamigaluh

Upacara Hari Ibu di halaman Kecamatan Samigaluh

KUNJUNGAN STUDY BANDING TIM PENGGERAK PKK KOTA TEBING TINGGI

FESTIVAL PADANG BULAN

MACAPATAN RUTIN

OLAHRAGA TRADISIONAL NGLARAK BLARAK

RAKOR BULAN SEPTEMBER 2018

 

Upacara Peringatan  Hari Ibu di Kecamatan Samigaluh di laksanakan pada Hari tanggal 22 Desember 2017 di Halaman Kantor Kecamatan Samigaluh. Upacara di ikuti oleh Ibu-ibu Persatuan  Darma Wanita se Kecamatan Samigaluh. Camat Samigaluh ( Setiawan Tri Widada, S.Sos.) selaku Inspektur Upacara mambacakan Sambutan  Menteri Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak dalam sambutannya Bahwa Peringatan Hari Ibu  di selenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan indonesia, yan telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tekad dan perjuangan kaum perempuan  untuk mewujudkan kemerdekaan di landasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan makmur sebagaimana di deklarasikan pertama kali dalam kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 2028 di Yogyakarta.

Perempuan dan laki laki memilik peran dan kedudukan  yang setara di dalam mencapai tujuan negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan ( bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik dan hukum). Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan akses serta peluang yang sama , sebagai sumberdaya pembangunan  jangka menengah, jangka panjang maupun pembangunan berkelanjutan sampai tahun 2030.

Atas dasar inilah , PHI ke 89 Tahun 2017 mengangkat tema “ Perempuan Berdaya Indonesia Raya “ dan sub tema ;

a.    Meningkatkan akses ekonomi bagi perempuan menuju perempuan mandiri, sejahtera dan bebas dari kekerasan;
b.    Peningkatan ketahanan keluarga untuk mewujudkan keluarga yang kuat dalam berbagai  bidang  ( kesehatan, ekonomi, pendidikan,        kehidupan keluarga, kehidupan bermasyarakat dan kuat dalam menyikapi perbedaan budaya).   

 

 

 

 

 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak