PENGAJIAN APARAT DAN TASYAKURAN HAJI

Pengajian Aparatur Sipil Negara Kecamatan Samigaluh dan warga masyarakat jum’at 11 Oktober 2019 dilaksanakan di pendopo Kecamatan Samigaluh, sebagai pembicara atau pemateri Ustat Suharto dari Ngargosari Samigaluh yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo. Tamu undangan yang hadir dalam acara pengajian antara lain: Camat Samigaluh, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA Samigaluh, Kepala Sekolah, GPAI,  dan juga tokoh masyarakat.

Pengajian ini selain pengajian rutin untuk bulan Oktober ini dibarengi dengan tasyakuran keberangkatan haji pimpinan KUD Sidosubur dan sekaligus ulang tahun SPBU KUD Sidosubur ke 15 yang berada di Nanggulan Kulon Progo.

Sambutan di sampaikan oleh Camat Samigaluh Triyanto Raharjo menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada semua jamaah yang telah berkenan hadir di acara pengajian dan menyampaikan  ucapan selamat kepada pimpinan KUD Sidosubur KRT.Sudomo Wiwoho yang sudah pulang dari ibadah haji dan semoga menjadi haji yang mabrur dan Ulang tahun SPBU ke 15 semoga semakin maju berguna bagi anggota dan masyarakat pada umumnya. Himbauan agar masyarakat selalu rukun karena dengan kerukunan akan timbul rasa aman di masyarakat. Setelah selesai memberikan sambutan langsung memberikan bantuan dari Bazcam Samigaluh kepada Lembaga Pendidikan dan beberapa Masjid juga MWC NU Kecamatan Samigaluh.

Pengajian di sampaikan oleh Ustat Suharto dengan tema “ Syukur Nikmat” dalam kehidupan manusia selalu mendapatkan ujian dari Allah SWT. Namun manusia sejak lahir juga telah diberi hidayah atau naluri dan ilham dari Allah. Panca indra manusia merupakan organ tubuh yang sudah mempunyai tugas masing-masing. Dunia ini akan aman dan tentram juga karena manusia rusak juga karena manusia maka diharapkan untuk selalu bersama sama menjaga rasa aman tersebut.

Juga disampaikan tentang menjaga lisan atau tutur kata karena dengan lisan ini juga sangat berbahaya apabila tidk bisa menjaga lisan akan menimbulkan perpecahan,  karena telah tercamtum dalam firman Allah “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Barangsiapa mentaati Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenengan yang besar” [Al-Ahzab : 70-71] ada juga hadis yang menyampaikan “Barang siapa yang beriman kepada Allah Swt. Dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata dengan perkataan yang baik, atau hendaklah ia diam” ( HR. Bukhari). Dengan ini bisa kita petik inti sarinya bahwa orang yang beriman itu harus bertutur kata yang baik dan apabila tidak bisa berkata yang benar lebih baik diam.