RITUAL TRADISI BARITAN WARGA JUMBLANGAN SAMIGALUH

Upacara tradisi baritan dilaksanakan di sumber air Gondosuli yang berada di Padukuhan Jumblangan Banjarsari Samigaluh,upacara ini merupakan adat tradisi yang sudah berjalan bertahun-tahun dan turun temurun dipimpin oleh rois Jumblangan XIV Tukimin dan rois Jumblangan XI Ngatiman juga diikuti oleh seluruh warga di padukuhan jumblangan ,kegiatan ini di isi dengan ritual dan doa bersama dilaksanakan di sumber air gondosuli dalam acara baritan setiap warga membawa ketupat di jadikan satu di tempat yang sudah di sediakan oleh panitia,dan setelah di laksanakan ritual dan doa, ketupat yang sudah di kumpulkan di dekat sumber air tersebut di perebutkan oleh semua warga terutama anak-anak yang sangat antosias,upacara ini di laksanakan untuk mencari ridho Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa agar dalam proses pertanian mendapatkan hasil yang memuaskan.

Menurut Dukuh Jumblangan XIV Karjo dan Rois Jumblangan Ngatiman juga Kyai Jaelani menyampaikan bahwa upacara adat ini walaupun dilaksanakan di sumber air dan di bawah pepohonan besar akan tetapi dalam ritual dan doa di tujukan hanya kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan tidak memuja hal-hal yang negatif. upacara baritan ini dilaksanakan setiap bulan dzulkaidah dan diambilkan hari pasaran malam jum'at kliwon upacara ini tidak hanya dilaksanakan di dusun Jumblangan namun di beberapa dusun di Kalurahan Banjarsari.